Membina Partnership

•April 14, 2008 • Tinggalkan sebuah Komentar


MEMBINA PARTNERSHIP

Oleh: Bert Toar Polii

Kemampuan menguasai sistim dan konvensi yang digunakan serta teknik-teknik permainan secara individual belum menjamin keberhasilan dalam permainan bridge. Sebab permainan bridge adalah permainan pasangan, sehingga seorang pemain betapapun tinggi keterampilan indivudunya akan sia-sia tanpa seorang pasangan yang mampu memahami dirinya baik dalam segi teknis maupun nonteknis.

Kunci keberhasilan dalam permainan bridge lebih cenderung ditentukan oleh kemampuan dan kekuatan partnership daripada kemampuan individual. Membina partnership bagaikan suatu ikatan perkawinan, yang akan langgeng dan lancar jika saling dapat memahami dan menghormati antar individu.

Sangat sulit untuk menentukan kriteria-kriteria yang tepat dalam membina partnership. Berdasarkan pengalaman penulis yang telah menekuni olahraga ini selama kurang lebih 30an tahun, ada beberapa kriteria penting yang harus diperhatikan untuk membina partnership.

1. Membina dan mengembangkan diri sendiri.

Sebelum membina partnership dengan orang lain, terlebih dahulu kita harus mempersiapkan diri sendiri.

Dalam mempersiapkan diri, kita harus memperhatikan 3 hal, yaitu:

a. sabar

Meningkatkan kemampuan dalam permainan bridge memerlukan kesabaran karena menyangkut waktu yang cukup panjang. Untuk menjadi pemain bridge yang baik selain membutuhkan waktu (sering bermain agar mendapatkan pengalaman yang berharga), rajin belajar dari buku-buku teori yang ada serta perbanyak diskusi dengan pemain-pemain bridge yang baik.

b. rileks dan gembira

Dalam permainan, bagaimanapun sulitnya problem yang dihadapi jangan tegang tetapi usahakan tetap rileks dan gembira.

c. berusaha menjadi partner yang baik.

Penulis terkesan dengan wejangan dari Alamarhum Yasin Wijaya, mantan pemain nasional tentang salah satu kunci utama untuk menjadi partner yang baik. Menurut Almarhum, untuk menjadi partner yang baik kita harus secara tulus menerima apapun kekurangan maupun kelebihan partner kita. Jika terjadi kesalahan dalam bidding, defense ataupun play, sekalipun jangan menyalahkan partner secara berlebihan, sebab partner juga tidak ingin berbuat salah. Satu hal yang penting, kita juga tidak sempurna.

2. Hindari diskusi dimeja.

Diskusi dimeja pertandingan merupakan salahsatu faktor yang dapat mempengaruhi moral dan kepercayaan partnership. Sebaiknya setiap permasalahan didiskusikan berdua saja. Hal ini akan mempermudah dalam memberikan maupun menerima kritiki-kritik yang membangun dan menganalisa hasil yang jelek tanpa didengar orang lain. Kalaupun perlu orang ketiga, hendaknya dicari seorang yang ahli yang mampu memberikan masukan tentang masalah yang dihadapi.

3. Diskusi

Sediakan waktu yang cukup untuk mendiskusikan sistim, konvensi, perjanjiaan antar partnership dll. agar tidak terjadi salah pengertian. Biasakan mencatat seluruh bahan-bahan yang telah didiskusikan.

4. Praktek bidding

Perbanyak latihan bidding, latihan bidding dapat dilakukan berdua baik dengan menggambil distribusi dari majalah-majalah atau buku-buku bridge atau membagi sendiri kartu berdua dilanjutkan dengan melakukan bidding.. Untuk memperlancar slam bidding, kartu sebelum dibagi, angka 2 sampai dengan 8 dikeluarkan dulu baru dibagi.

5. Jadilah partner yang menyenangkan

Menjadi juara dalam suatu pertandingan, tentunya adalah suatu hal yang sangat diidam-idamkan oleh setiap pemain. Tetapi, jangan lupa bahwa yang lebih penting lagi adalah menikmati permainan itu sendiri. Hasil terjelek sesudah pertandingan berakhir adalah tanpa kedua hal di atas.

Penulis menyadari bahwa hal-hal di atas memang mudah untuk diutarakan tetapi dalam praktek terasa agak sulit untuk diterapkan. Walaupun sulit, kapan lagi jika kita tidak mulai mencobanya dari sekarang.

Bahan Diskusi Sistim

•April 14, 2008 • Tinggalkan sebuah Komentar

BAHAN DISKUSI

Oleh : Bert Toar Polii

Kejurnas Bridge 2008 dan PON XVII 2008 sebentar lagi akan berlangsung. Bagi pasangan yang akan ikut dua event akbar ini saya membantu menyediakan hal-hal yang perlu didiskusikan agar lebih siap.

1. Pembukaan 1NT

Apakah anda telah menangani response terhadap pembukaan 1NT secara lengkap, misalnya menyangkut pegangan :

1. 2-suiter Major baik distribusi 5/4 atau 5/5

1NT 2C

2D 2H 5 kartu H + 4 kartu S, 6-8 HCP

2S 5 Kartu S + 4 kartu H, 6-8 HCP

1NT 2C

2D 3H/3S Smolen transfer, 5/4 Major, yang dibid 4 kartu, FG

1NT 2D

2H 2S 5/5 Major, 6-8 HCP

1NT 2H

2S 3H 5/5 Major, FG

2. 2-suiter Major + Minor

1NT 2C

2X 3C Tanya Distribusi

3D Minor + major

1NT 2C

2X 3D

3H Fit C

3S Fit D

3NT No, fit

Bid tingkat 4, setuju main di minor.

1NT 2D/H

2H/2S 3X Warna baru

3. 2-suiter minor

1NT 2S Minor Suit Stayman

4. Single suit Major atau minor

Keempat pertanyaan diatas menyangkut tawaran non-forcing, invitational dan game force atau slam interest.

Sebagai contoh (Pembukaan 1NT 15-17 HCP), misalnya :

Pegangan 2-suiter Major 5-4

a. Pegangan 0-5 HCP

b. Pegangan 6-8 HCP

c. Pegangan 9+ HCP

Untuk pegangan 0-5 HCP langsung transfer kewarna panjang, contoh :

Kxxxx 1NT 2H

10976 2S Lupakan warna H

xx

xx

Kxxxx 1NT 2C

10976 2D 2S Non-forcing 5 lembar S + 4 lembar H

Kx

xx

KQxxx 1NT 2C

A976 2D 2H Smolen, FG 5 lembar S + 4 lembar H

Kx

xx

Beberapa konvensi yang perlu dipelajari : Stayman, Jacoby Transfer, Minor Suit Stayman, Smolen, Texas Transfer, Gerber, Quantitative, Roman Key Card Blackwood, Splinter ( Baca buku Djarum)

Bagaimana penanganan kalau lawan ikut bid, diskusikan mengenai defensive bidding terhadap overcall lawan baik untuk yang natural maupun artificial.

Bagilah overcall lawan :

1. Dbl = One suiter atau Penalty

2. Natural Overcall

3. Two-suiter Overcall, 1 suit diketahui, 2-suit diketahui dan 2-suit tidak diketahui

Bicarakan secara detail mengenai double apakah take-out atau penalty juga menyangkut forcing pass.

Contoh :

Barat Utara Timur Selatan

1NT (Dbl) Pass (Pass)

Rdbl (Pass) Pass (2X)

Pass ? Forcing atau tidak

Pada situasi diatas, bisakah lawan main 2X tanpa di double ?

Gunakan aturan : Sesudah Rdbl (penalty oriented), maka semua double adalah penalty dan pass=forcing. Prinsipnya sesudah Rdbl (penalty oriented) maka lawan tidak boleh dibiarkan main tanpa di double. Kalau kita tidak bisa double maka kita yang harus main.

2. Pembukaan 2NT

Bicarakan seperti diatas. Selanjutnya bicarakan juga mengenai overcall 1NT dan 2NT. Contoh : (2S) 2NT Pass ? Apakah berlaku seperti pembukaan 1NT atau 2NT. Sebaiknya terhadap overcall 2NT perlakuannya sama dengan buka 2NT.

3. Pembukaan 1MAJOR

Bicarakan soal Forcing Notrump Response, Two Over One Style, Jump suit response, Jump NT, Jump Raise, check-back Stayman, Fourth suit forcing, Long suit trial, Help suit trial bid, short suit trial bid.

Bicarakan rebid opener terutama untuk one-suit solid, semi solid, 2-suiter 5/5 atau 6-4, misalnya :

1S 1NT/2X

3S

4S

1D 1H

2S 6D + 5S atau SPL Fit H

1H 2C

3D 5/5 atau splinter fit C

1H 1S

2D 3C

3H 6H + 4D maksimum, kalau 6/4 minimum rebid 2H jangan 2D

1H 1S

2H 3C

3D 6/4 Minimum

Masalah passed hand bidding seperti drury atau fit showing jump perlu juga dibicarakan.

Masalah competitive bidding menyangkut negative double, reponsive double, maksimal double (buku Djarum), Rosenkranz Double dan Snappdragon double (optional).

4. Lead Directing Double

A). Barat Utara Timur Selatan

1H (3H) DBL Sebaiknya digunakan untuk Limit Raise H

(3H) artinya solid minor tanya stopper H

B). Barat Utara Timur Selatan

1S 2C Pass 2H

Pass 3D Pass 3NT

Pass Pass Dbl Minta lead ?

Minta lead warna partner.

C). Barat Utara Timur Selatan

1C 1D 1S 1NT

Pass 3NT Dbl Minta Lead ?

Tanpa di double, partner akan lead normal S. Dbl minta lead C.

D). Barat Utara Timur Selatan

1C Pass 1D 2H

2S Pass 3S Pass

4NT Pass 5D Pass

6S Pass Pass Dbl Minta lead ?

Tidak ada yang bid, minta warna pertama yang dibid dummy.

E). Barat Utara Timur Selatan

1NT Pass 3NT DBL Minta lead ?

Ada dua pilihan, tentukan warna, misalnya lead S atau minta lead warna terpendek partner. Saya memilih yang kedua.

F). Barat UtaraTimur Selatan

1NT Pass 2C Pass

2D Pass 3NT Dbl Minta lead ?

Karena dummy tidak bid suit maka double minta lead warna pertama yang dibid opener.

5. Bicarakan Defensive Bidding vs Multi 2D = Weak Two Major atau STR

DBl = 13-15 atau 19 + Balanced

2H/S = Bisa take-out H/S atau Natural

2NT = 16-18 HCP

3C/D = Natural

A). Barat UtaraTimur Selatan

2D Pass 2H Dbl

Pass ? Gunakan prinsip Lebenshol ?

B). Barat UtaraTimur Selatan

2D Pass 2H Dbl

2S Dbl ? = Penalty

2NT = Take-out minor

C). Barat Utara Timur Selatan

2D 2H Pass Apakah berlaku Lebenshol ? (tergantung arti 2H)

D). Barat Utara Timur Selatan

2D Dbl 2H Dbl ? Ide untuk double two-way menurut saya cukup bagus

2NT ? Take-out minors

6. Apakah defensive bidding diatas berlaku juga untuk pembukaan Flannery

Sebaiknya ya.

7. Bicarakan soal Lebenshol, Scrambling dan God-Bad 2NT pada sekuense dibawah ini :

Nanti saya kirim naskahnya kalau ada yang mau pakai.

A). Barat Utara Timur Selatan

1H Pass 2H Dbl

Pass Sebaiknya gunakan Scrambling (2NT) untuk menunjukan 2-suiter minor karena kecil kemungkinan kita main 2NT.

B). Barat UtaraTimurSelatan

1S Dbl 2S Pass

Pass Dbl ? Pass ? Gunakan Scrambling

C). Barat UtaraTimurSelatan

1D Pass 1H 2S

2NT = Apakah anda menggunakan God-Bad 2NT

Good – Bad gunanya menunjukan minimum dan maksimum

Contoh :

Barat pegang :

A B

Kx Kx

X Axx

KQJ9876 AKJ10764

Kxx x

Dengan pegangan A, barat pingin main 3D sedangkan dengan pegangan B tentu saja niatnya lain. Problemnya bagaimana memberitahukan pegangan ini.

Dengan Good-bad 2NT tawaran akan berlangsung sbb :

A. Barat Utara Timur Selatan

1D Pass 1H 2S

3D

B. Barat Utara Timur Selatan

1D Pass 1H 2S

2NT Pass 3C (harus bid)

3D

D). Barat Utara Timur Selatan

1S Dbl 2S(*) Dbl ?

2NT?

(*) Weak Raise S

Karena 2S adalah Weak saya usulkan gunakan prinsip lebenshol.

8. Tuntaskan tentang overcall 3NT setelah lawan buka preemptive. (overcall 3NT bisa unbalanced). Pak Bambang sudah ada jawabannya

9. 1D (1S) Dbl Pass

1NT Pass ? Samakan dengan jika tidak ada gangguan.

10. 1NT Pass 4H (Texas) Pass Bagaimana kalau lawan ganggu

1NT 3D Pass 4H (Texas) Pass Apakah masih berlaku ?

Prinsipnya selama tidak mengganggu, tetap berlaku seperti tidak ada gangguan. Aturan ini berlaku juga buat :

1C(STR)P 1S 2H

2S Tanya (tidak menggangu)

1C(STR)P 1H 2S

3H Bukan Tanya (menggangu)

11. 1D Dbl Pass Pass

Rdbl ? SOS

12. 1NT Dbl Pass Pass

2C Pass Pass Dbl

Rdbl ? SOS

13. 1H Pass 2H Pass

Pass Dbl = Penalty

14. 1H Pass 1S Pass

2H Dbl= Penalty

15. Bicarakan masalah 4NT, kapan natural, Quantitative, RKCB, Blakwood atau Unusual NT. Baca buku Djarum

16. Jawaban terhadap overcall, takeout double sering tidak lengkap harap dituntaskan.


17. Masalah Preemptive harus dituntaskan yang penting konsekwen dengan aturan yang dibuat. Ada rule of two and three, ada rule one, two of three dan ada lagi yang lebih agresive rule 800, 1100 atau 1400.


Selamat Berlatih

Frans Waleleng Invitational Pairs

•April 13, 2008 • Tinggalkan sebuah Komentar

TAUFIK/ROBERT JUARA FWIP 2008

Seperti yang sudah diduga, akhirnya pasangan Taufik Gautama Asbi /Robert Parasian Tobing berhasil mempertahankan gelar juara Frans Waleleng Invitational Pairs. Pasangan tangguh DKI Jaya yang akan terjun di PON XVII nanti berhasil meraih juara dengan perbedaan angka yang cukup mencolok. Selain meraih Piala Bergilir dan Piala tetap, mereka juga berhak atas hadiah Rp. 10.000.000. Ditempat kedua muncul pasangan Kamto/Anthony Soebroto anggota Tim PON Jateng yang meraih piala tetap dan hadiah uang sebesar Rp. 5.000.000. Ditempat ketiga diraih pasangan Pelatnas GABSI Jemmy Bojoh/Leslie Gontha yang bermain bertiga dengan Tenny Sompotan. Sesuai aturan, bermain bertiga diijinkan asalkan mendaftar sebelum pertandingan dan membayar uang pendaftaran ekstra. Pasangan ini meraih hadiah Piala tetap dan Rp. 3.500.000. Ditempat keempat bertengger pasangan Parpar Priatna/Giovani Watulingas mendapat hadiah Rp. 2.500.000 disusul pasangan suami isteri Bert Toar Polii/Tracy Awuy Polii yang meraih hadiah Rp. 2.000.000 dan ditempat keenam bertengger pasangan anggota Pelatnas GABSI dan Tim PON Jateng, Santje Panelewen/Franky Karwur yang meraih hadiah Rp. 1.500.000. Peringkat 7 dan 8 adalah pasangan Suci Amita Dewi/Kristina Wahyu anggota tim PON Jateng Putrid an pasangan Denny Sacul/Handojo Susanto yang berain bersama Vecky Manoppo. Peringakat 7 dan 8 masing-masing meraih hadiah Rp. 1.000.000.

Hasil selengkapnya:

1 Robert Parasian Tobing-Taufik Gautama Asbi 1011
2 Kamto-Anthony Soebroto 837
3 Tenny Sompotan- Jemmy Boyke Bojoh-Leslie Gontha 833
4 Giovani Watulingas-Priatna 790
5 Bert T Polii-Tracy Polii 784
6 Franky Steven Karwur-Santje Panelewen 778
7 Suci Amita Dewi-Kristina Wahyu 737
8 Handojo Susanto-Deny Jacob Sacul – Vicky Manoppo 735
9 M Bambang Hartono-S Supeno – Munawar Sawirudin 717
10 Lusje Olha Bojoh-Julita Grace Joice Tueje 712
11 Mac Wajong-Novry Kaligis 708
12 Wimpy S Tjetjep-Julius Anthonius George 687
13 Fachreza-David Parning Hutahaean 665
14 Fransiska Ariyani-Rury Andhani-Fera Damayanti 654
15 Harsudi Soepandi-Hasyim Arief 648
16 Ong Keng Hin-Fikar 641
17 Dursadi Alamsudin-Benny Wolfe-Krismantha Gani 640
18 Syahrial Ali-Ansori 638
19 M Prananta Budi-Taufik Kurnia Putra 629
20 Ilham Abdullah-Noldy Ngantung 628
21 Rustam Effendy-Donald Gustaaf Tuerah 608
22 Belly Rumengan-Mira 607
23 M Iqbal-MS Hartadi 606
24 WD Karamoy-Memed Hendrawan 600
25 Irne Korengkeng-Conny Eufke Sumampouw 577
26 Nazalyus-Henrdi M 553
27 Johny Girsang-Fakhri 499

USUL PENGGANTIAN LOGO GABSI

•April 13, 2008 • 1 Komentar


Dalam Mukernas GABSI VI nanti, PB GABSI akan mengusulkan penggantian logo. Inilah logo yang bakal diusulkan.

Taufik/Robert Sementara Memimpin FWIP

•April 12, 2008 • Tinggalkan sebuah Komentar

Robert/Taufik sementara pimpin Frans Waleleng Invitational Pairs

Setelah menyelesaikan 18 session dari rencana 27 session, pasangan tangguh anggota PON DKI Jaaya sementaara memimpin ditempat teratas. Mengumpulkan 695 VP mereka menggungguli peringkat kedua Giovani Watuingas-Priatna ditempat kedua dengan keunggulan 138 VP suatu slisih yang cukup besar. Melihat hasil sementara, rasanya sulit menahan pasangan Taufik G Asbi/Robert Tobing untuk mempertahankan gelar yang mereka rebut tahun yang lalu. Persaingan ketat terjadi dalam persaingan merebut tempat kedua sampai kedelapan.

Besok masih tersisa 9 session lagi, mari kita tunggu hasilnya.

1 Robert Parasian Tobing-Taufik Gautama Asbi 695
2 Giovani Watulingas-Priatna 557
3 Kamto-Anthony Soebroto 557
4 Amirudin Jusuf-Bert T Polii-Tracy Polii 537
5 Handojo Susanto-Deny Jacob Sacul – Vicky Manoppo 505
6 Franky Steven Karwur-Santje Panelewen 499
7 Tenny Sompotan- Jemmy Boyke Bojoh-Leslie Gontha 498
8 Lusje Olha Bojoh-Julita Grace Joice Tueje 493
9 M Bambang Hartono-S Supeno – Munawar Sawirudin 484
10 Suci Amita Dewi-Kristina Wahyu 479
11 Fachreza-David Parning Hutahaean 468
12 Mac Wajong-Novry Kaligis 455
13 Syahrial Ali-Ansori 446
14 Belly Rumengan-Mira 442
15 M Iqbal-MS Hartadi 439
16 Fransiska Ariyani-Rury Andhani-Fera Damayanti 437
17 Ong Keng Hin-Fikar 437
18 Wimpy S Tjetjep-Julius Anthonius George 434
19 Harsudi Soepandi-Hasyim Arief 429
20 Ilham Abdullah-Noldy Ngantung 425
21 Rustam Effendy-Donald Gustaaf Tuerah 414
22 WD Karamoy-Memed Hendrawan 406
23 Dursadi Alamsudin-Benny Wolfe-Krismantha Gani 402
24 M Prananta Budi-Taufik Kurnia Putra 390
25 Nazalyus-Jerry Posumah-Michael Warouw M 378
26 Irne Korengkeng-Conny Eufke Sumampouw 324
27 Johny Girsang-Fakhri 318

Timnas Putri Rebut Piala Gubernur Banten

•April 11, 2008 • Tinggalkan sebuah Komentar

Oleh : Bert Toar Polii

Tim Nasional Putri yang diperkuat Lusje Bojoh/Joice Mandolang, Fera Damayanti/Riantini dan Conny Sumampouw/Irne Korengkeng dengan NPC Donny Tuerah tampil meyakinkan dan merebut Piala Gubernur Banten pada Kejuaraan Indonesia Power 2 yang berlangsung tanggal 24-25 Maret di Suralaya Banten. Tim yang dipersiapkan untuk mewakili Indonesia pada Pacific Asia Bridge Federation Championships di Bandung tanggal 4-13 Juni 2007 tampil taktis dan menggugurkan semua lawannya dibabak 8 besar sampai dengan babak final.

Kemenangan Timnas Putri ini diawali dengan menggilas salah satu tim favorit KBE 1 yang diperkuat Henky Lasut/Eddy Manoppo di babak 8 besar, selanjutnya di babak semi final menang tipis dari Tim nasional junior dan terakhir menundukan tim pelatnas putra dibabak final.

Hampir semua pertarungan tim putri berlangsung ketat dan kemenangan baru ditentukan pada papan terakhir. Kecuai lawan KBE 1 dimana mereka menang agak lumayan, di semi final, Timnas Putri hanya menang 2 Imp dari Timnas Junior. Pertarungan dibabak final lebih seru lagi. Saking ketatnya, setelah menyelesaikan 16 papan skor berakhir draw. Sesuai peraturan pertandingan, diadakan penambahan 2 papan dan hasilnya Tim Nasional Putri menang. Tim Pelatnas Putra yang menjadi juara kedua diperkuat Santje Panelewen/Franky Karwur dan Noldy George/Jimmy Bojoh. Ditempat ketiga tampil Sulut Perjuangan dengan para pemain Dennis Tirayoh/Sawon Mandey dan Nico Sompotan/Franky Umboh. Ditempat keempat tampil Tim Nasional Junior dengan para pemain Suci/Nana, Reza/David dan Sisca/Rury dengan NPC Bert Toar Polii. Tim Nasional Junior kali ini kurang beruntung, kalah di semifinal denganTim Nasional Junior kali ini kurang beruntung, kalah di semifinal dengan perbedaan 2 IMP dan pada perebutan tepat ketiga kalah dari Sulut Perjuangan 1 Imp.

Dalam pertandingan bagi regu-regu yang tidak masuk 4 besar memperebutkan Piala Walikota Cilegon tampil sebagai juara Pelatnas Putra dengan para pemain Taufik Asbi/Robert Tobing dan Giovani Watulingas/Ong Keng Hien. Juara kedua regu KBE 1 dengan para pemain Henky Lasut/Eddy Manoppo, Nurhamiddin/Hari Susanto dan Robby Lempoy/Jacky Tirayoh. Ditempat ketiga Combination Bridge Club dengan para pemain Amiruddin Jusuf, Anindra Toto Lubis, Arwin Budirahardja, Memed Hendrawan dan Bert Toar Polii.

Kemenagan Tim Nasional Putri merupakan modal berharga dalam rangka persiapan menghadapi Pacific Asia Bridge Federation Championships yang akan berlangsung di Bandung nanti. Selain event rutin tahunan, PABF Championships tahun ini berarti karena akan menjadi arena untuk memilih wakil Zone VI pada Kejuaraan Dunia Bermuda Bowl (Open Team), Senior Bowl (58 tahun keatas), Venice Cup (Putri), Ortiz Patino Cup (25 tahun kebawah) dan Jose Damiani Cup (20 Tahun kebawah)

Mari kita lihat salah satup papan yang menentukan dari partai “sudden-death”

2/US/T S AJ542

H QJ103

D 3

C K54

S 76 S 98

H 865 H AK9742

D J5 D KQ109

C AQ1093 C 8

S KQ103

H –

D A87642

C J76

Open Room

Barat Utara Timur Selatan

Joice M Jemmy Bojoh Lusje Bojoh Noldy George

1H Pass

2H 2S 4H 4S

Pass Pass 5H Pass

Pass Dbl //


Closed Room

Barat Utara Timur Selatan

Franky Karwur Fera Damayanti Santje Panelewen Riantini

1H Pass

2H 2S 4H 4S

Pass Pass Dbl //

Pada papan pertama regu Pelatnas Putra telah meraih 5 Imp karena di closed room pasangan Fera damayanti/Riantini main 3C mati 1 sedangkan pasangan Noldy George/Jemmy Bojoh main 1NT+1.

Pada papan kedua di open room, pasangan Lusje Bojoh/Joice Mandolang “sacrifice” 5H yang di double. Setelah lead dua kali spade, utara beralih serang diamond yang diambil dengan DA kemudian ruff diamond dan masih mendapat 1 trik dari trump. Ontrak 5H double mati 3 atau 500 buat lawan.

Di closed room, kemenngan tim pelatnas yang sudah didepan mata sirna karena Sance memilih double. Kontrak 4S tidak bisa mati berarti Tim Nasional Putri mendapat 790 Imp dan berarti menang 290 atau menang 7 Imp dan memenangkan pertandingan dengan selisih 2 Imp. Jika saja santje memilih pass berarti kemenangan ada dipihak Pelatnas Putra karena Ti Nasional Putri hanya mendapat 120 atau 4 Imp dan kalah menyakitkan selisih 1 Imp.

Frans Waleleng Invitational Pairs

•April 11, 2008 • Tinggalkan sebuah Komentar

HASIL SEMENTARA FRANS WALELENG INVITATIONAL PAIRS

27 Pasangan mengikuti Frans Waleleng Invitational Pairs 2008 yang akan berlangsung pada tanggal 11 – 13 April 2008. bertempat di Sekretariat PB Gabsi Stadion Utama Pintu I Senayan Jakarta. Ke 27 pasangan ini akan bermain setengah kompetisi dimana setipa session memainkan 6 papan. Skor yang digunakan adalah skala 50 VP. Pemenang ditentukan berdasarkan IMP yang diperoleh. Menang 1 IMP berarti menang 26-24 VP.. Menang 25 IMP atau lebi berarti menang 50 VP. Jadi, cara mudah untuk menghitung hasil kemenangan adalah jumlah IMP ditambah 25. Besok pertandingan akan dimulai Pukul 10 pagi dimana akan diselesaikan 10 session dan hari Minggu memainkan 9 session.

Jadwal besok Pukul 10.00 – 19.45

Jadwal Minggu Pukul 10.00 – 18.50

Setiap session diberikan waktu 45 Menit.

Hasil sementara sampai dengan session 8.

1 Robert Parasian Tobing-Taufik Gautama Asbi 276 VP

2 Amirudin Jusuf-Bert T Polii-Tracy Polii 253

3 Ilham Abdullah-Noldy Ngantung (Sulsel/Sulut) 239

4 Kamto-Anthony Soebroto (Jateng) 237

5 M Iqbal-MS Hartadi (Jatim) 234

6 Syahrial Ali-Ansori (Jabar) 232

7 Fachreza-David Parning Hutahaean 230

8 Lusje Olha Bojoh-Julita Grace Joice Tueje 226

9 Handojo Susanto-Deny Jacob Sacul – Vicky Manoppo (DKI/Jabar) 225

10 Fransiska Ariyani-Rury Andhani-Fera Damayanti (Jateng) 214

11 Harsudi Soepandi-Hasyim Arief 210

12 Giovani Watulingas-Priatna (Jabar) 210

13 Franky Steven Karwur-Santje Panelewen (Jateng) 208

14 Mac Wajong-Novry Kaligis (Sulut) 207

15 Belly Rumengan-Mira (Banten) 206

16 Suci Amita Dewi-Kristina Wahyu (Jateng) 205

17 Wimpy S Tjetjep-Julius Anthonius George 199

18 M Bambang Hartono-S Supeno – Munawar Sawirudin (Jateng/DKI)191

19 Rustam Effendy-Donald Gustaaf Tuerah 190

20 Tenny Sompotan- Jemmy Boyke Bojoh-Leslie Gontha 185

21 Dursadi Alamsudin-Benny Wolfe-Krismata Gani 181

22 WD Karamoy-Memed Hendrawan 171

23 Nazalyus-Jerry Posumah-Micahel Warouw (Babel/DKI) 165

24 Ong Keng Hin-Fikar (Jabar) 165

25 M Prananta Budi-Taufik Kurnia Putra (Banten) 162

26 Johny Girsang-Fakhri (DKI/Jatim) 155

27 Irne Korengkeng-Conny Eufke Sumampouw 112

RANCANGAN TATA CARA DAN TATA TERTIB

•April 11, 2008 • Tinggalkan sebuah Komentar


MUSYAWARAH KERJA NASIONAL GABUNGAN BRIDGE SELURUH INDONESIA

(MUKERNAS GABSI)

BANTEN, 26 April 2008

Pasal 1

Pendahuluan

Demi kelancaran dan tertibnya penyelenggaraan Musyawarah Kerja Nasional (Mukernas) GABSI tahun 2008 yang akan berlangsung di BANTEN pada tanggal 26 April 2008 dan dalam rangka mencapai hasil dan tujuan yang maksimal, kiranya perlu ditentukan suatu tata cara dan tata tertib yang perlu diikuti oleh semua peserta Mukernas.

Pasal 2

Tujuan

Tujuan Mukernas GABSI tahun 2008 adalah :

2.1. Memenuhi ketentuan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga Gabungan Bridge Seluruh Indonesia;

2.2. Mendengarkan dan membahas segala sesuatu mengenai program kerja GABSI untuk periode 2006 – 2010;

2.3. Mendengarkan laporan kerja dan laporan keuangan PB GABSI untuk periode 2006 – 2007;

2.4. Mendengarkan laporan kerja dan keuangan setiap Pengprov GABSI;

2.5. Memilih dan menentukan tempat pelaksanaan Kejurnas 2009

2.6. Membicarakan dan memutuskan hal-hal lain yang dianggap perlu sesuai dengan kebutuhan perkembangan GABSI.

Pasal 3

Sifat Mukernas

Mukernas GABSI 2008 ini bersifat kekeluargaan di dalam musyawarah.

Pasal 4

Waktu dan Tempat

4.1. Mukernas dilaksanakan pada tanggal 26 April 2008;

4.2. Mukernas dilaksanakan di Gedung TMC Puspitek, Serpong, BANTEN atau tempat lain yang akan ditentukan oleh Panitia Penyelenggara.

Pasal 5

Pengesahan

5.1. Mukernas GABSI tahun 2008 dinyatakan sah apabila dihadiri oleh sekurang-kurangnya 1/3 +1 (sepertiga tambah satu) dari jumlah Pengprov GABSI seluruh Indonesia;

5.2. Jika Quorum tidak tercapai, maka sidang ditangguhkan selama 30 menit untuk bermusyawarah. Setelah masa penangguhan berlalu, Mukernas dianggap sah tanpa menilik jumlah yang hadir.

Pasal 6

Pelaksanaan Mukernas

6.1. Panitia Penyelenggara bertanggung jawab atas pelaksanaan dan kelancaran Mukernas.

6.2. Panitia Penyelenggara diangkat oleh dan bertanggung jawab kepada PB GABSI.

Pasal 7

Peserta Mukernas

7.1. Peserta yang diutus oleh Pengurus Daerah GABSI dengan menyerahkan kepada Panitia Penyelenggara dan atau melalui Sekretariat GABSI, asli dari Surat Mandat Pengprov yang mengutusnya, bentuknya memenuhi Standar Surat Mandat Pengprov yang mengutusnya, bentuknya memenuhi Standar Surat Mandat yang menjadi lampiran I dari Peraturan Tata Tertib. Peserta Mukernas yang tidak dapat menyerahkan asli Surat Mandat dimaksud kepada Panitia Penyelenggara akan diperbolehkan mengikuti Mukernas akan tetapi tanpa hak suara;

7.2. Setiap anggota Badan Pembina, Badan Pengawas dan PB GABSI periode 2006 – 2010 menjadi peserta Mukernas akan tetapi tanpa hak suara. Kehadiran mereka terutama diperlukan untuk memimpin, mengarahkan serta memberikan penjelasan mengenai segala sesuatu apabila diminta/dibutuhkan oleh Rapat Pleno.

Pasal 8

Hak Suara Dan Jumlah Utusan Pengprov GABSI

8.1. Setiap Utusan Pengprov yang hadir di dalam Mukernas dengan Surat Mandat berhak mengeluarkan 1 (satu) hak suara di dalam Rapat Pleno;

8.2. Jumlah Utusan :

Setiap Pengprov GABSI berhak mengirimkan utusannya ke Mukernas maksimal 2 (dua) orang.

Pasal 9

Pimpinan Dan Keputusan Mukernas

9.1. Mukernas dipimpin oleh Pimpinan PB GABSI;

9.2. Keputusan Mukernas diambil berdasarkan kekekeluargaan/musyawarah untuk mufakat. Dalam hal keputusan rapat tidak dapat dicapai, maka keputusan diambil dengan pemungutan suara berdasarkan mayoritas sederhana ½ + 1 (setengah tambah satu).

9.3. Tata tertib, acara dan lain sebagainya sehubungan dengan Mukernas 2008 disusun, dibicarakan dan diputuskan oleh dan di dalam Mukernas.

9.4. Dalam rangka merumuskan segala sesuatu yang dibicarakan dan diputuskan di dalam Rapat Pleno, maka oleh Pimpinan Rapat dapat membentuk suatu Tim Perumus yang anggotanya dipilih dari peserta Mukernas dan atau anggota GABSI dan atau anggota Panitia Penyelenggara.

Pasal 10

Rapat Pleno Dan Pimpinan Pleno

10.1. Rapat Pleno akan membicarakan dan membahas berbagai masalah, yaitu

10.1.1. Laporan Kerja PB GABSI untuk periode 2006 – 2007

10.1.2. Menentukan Tuan Rumah Penyelenggaraan Kejurnas 2009.

10.1.3. Menyusun Program Kerja PB GABSI untuk periode 2008 – 2010

10.1.4 Hal-hal lain yang dianggap perlu menyangkut berbagai hal .

10.2. Rapat Pleno dipimpin oleh PB GABSI.

10.3. Keputusan Rapat Pleno

Keputusan Rapat Plenoi dilakukan berdasarkan kekeluargaan/musyawarah untuk mufakat. Dalam hal keputusan mufakat tidak dicapai, maka keputusan dilakukan berdasarkan mayoritas sederhana ½ + 1 (setengah tambah satu). Segala Keputusan Rapat Komisi akan disampaikan kepada Rapat Pleno untuk dibicarakan dan diputuskan.

10.4. Tata Tertib dan Acara

Tata Tertib, acara dan lain sebagainya sehubungan dengan Rapat Pleno adalah sesuai dan tunduk pada peraturan Tata Tertib ini.

10.5. Rapat Pleno apabila diperlukan dapat membentuk Tim Perumus sebagaimana dimaksud pada ayat 9.4. di atas.

Pasal 11

Pendaftaran Peserta

11.1. Pendaftaran Peserta Mukernas dilaksanakan dengan mengisi Formulir Pendaftaran yang menjadi lampiran II dari peraturan Tata Tertib ini dan mengirimkan kepada Panitia Penyelenggara atau ke Sekretariat PB GABSI, Stadion Gelora BUNG KARNO Pintu I Plaza Barat Jakarta 10270. Telp (021) 5738514, 5741289 Fax (021) 5741288.

11.2. Formulir Pendaftaran tersebut sudah harus diterima oleh Panitia Penyelenggara atau di Sekretariat PB GABSI paling lambat tanggal 26 Maret 2008.

11.3. Pengembalian Formulir Pendaftaran sebelum sampai kepada Panitia Penyelenggara atau di Sekretariat PB GABSI, tidak menjadi tanggung jawab Panitia Penyelenggara dan atau PB GABSI.

11.4. Hilangnya Formulir Pendaftaran sebelum sampai kepada Panitia Penyelenggara atau di Sekretariat PB GABSI tidak menjadi tanggung jawab Panitia Penyelenggara dan atau PB GABSI.

11.5. Formulir Pendaftaran dilayani Panitia Penyelenggara sesuai dengan ketentuan ayat 7.1. di atas.

Pasal 12

Usul Dan Saran

Usul dan saran dari Pengprov mengenai segala sesuatu yang akan dibicarakan dalam Mukernas, agar dilakukan secara tertulis dan dikirmkan kepada Panitia Penyelenggara atau ke Sekretariat PB GABSI selambat-lambatnya sudah diterima sebelum tanggal 1 Maret 2008.

Pasal 13

Biaya

Biaya perjalanan peserta Mukernas ditanggung oleh Pengurus Daerah yang mengutusnya dan atau peserta yang bersangkutan.

Pasal 14

Penutup

Segala sesuatu yang belum diatur atau tidak cukup diatur oleh Tata Cara dan Tata Tertib ini akan diatur selanjutnya oleh dan di dalam Mukernas.

BANTEN, 26 April 2008

Mukernas Gabsi 2008

Pimpinan Mukernas,

Panitia Penyelenggara

•April 10, 2008 • Tinggalkan sebuah Komentar


MUKERNAS GABSI ke-6, KEJURNAS BRIDGE ke-46

KEJURNAS BRIDGE MAHASISWA ke-10 &

KEJURNAS BRIDGE PELAJAR ke-5

Kejuaraan Patkawan Terbuka Indonesia Power ke-3

Banten, 26 April – 4 Mei 2008

PELINDUNG GUBERNUR BANTEN

PENASIHAT Menristek

Ketua Umum P.B. GABSI

Ketua Umum KONI Provinsi Banten

Kapolda Banten

Direktur Transmisi & Distribusi PT PLN

Direktur Utama PT Indonesia Power

Direktur Utama PT Krakatau Steel

Bupati Tangerang

Ketua Umum Bambang Susianto

Ketua Harian/ Pelaksana Boedi Widyatmodjo

Sekretaris Saeful Anwar

Kesekretariatan Benget Antony Tambunan

Pradnyo Harinuksmo

Seksi Humas & Media Tb Rudy

Seksi Dokumentasi Suhandi

Bendahara Erwin Ardianto

Seksi Keuangan Bambang Riyanto

Seksi Pendaftaran Sukatma Miharja

Ketua Bidang Mukernas Mauludin Hidayat

Seksi Acara / Protokol Ny. Wahyu Puji Astuti

Seksi Konsumsi Ny. Erry D. & Ny. Betty S

Seksi Dekorasi Panggung FX S. Mulyono

Supervisor Mukernas Hasyim Arief

Ketua Bidang Teknik FR Waluyan

Ketua Bidang Dana Kamaluddin Kassim

Wakil Ketua Bidang Dana Dhany Sutoyo

Ketua Bidang Umum Soemarmo

Seksi Perlengkapan Zulfikar

Seksi Keamanan Hedy Hudaya

Seksi Kesehatan dr. Wati

Seksi Sarana & Prasarana Edy Karyadi

Seksi Wisata IPTEK & Transportasi Iman Suwandi

APPEAL COMMITTEE DAN PELAKSANA PERTANDINGAN

I. APPEAL COMMITTEE

1. Wimpy S. Tjetjep Ketua Umum PB GABSI

2. Denny Jacob Sacul DKI

3. Donny Tuerah DKI

4. Kiki Hikmat Jawa Barat

5. Sance Panelewen Jawa tengah

6. Hengky Lasut Sulawesi Utara

7. Purbyantara Jawa Timur

8. Ruslyden Hutagaol Kepri

9. Soemarmo Wirosasmito Banten

II. PELAKSANA PERTANDINGAN

Supervisor Pertandingan Rustam Effendi

Bert Toar Polii

Manager Pertandingan FR Waluyan

Wakil Jhony Saeh

Chief Tournament Director Djadja Dahlan

Director Amin Ramali

Iskandar

Jess Mooy

Nuryono Mardiana

Abdul Hamid

KOORDINATOR UMUM Irwan Nimara

Seksi Perlengk. Pertandingan Zulfikar

Seksi Caddy Edy Sugandi

Sugiyanto

Seksi Duplikasi Kartu Mecky Saraun

Adi Riyadi

Casta

Seksi Buletin Harian Joto Then

Mulyadi

Jappy Kojongian

Seksi Scorer Sabri

Cing Cing

Didik Eko Trimuryanto

Seksi VU Graph Arifin Halim

Biaya Pendaftaran

•April 10, 2008 • Tinggalkan sebuah Komentar


BIAYA PENDAFTARAN

JENIS PERTANDINGAN

PENDAFTARAN

KEJURNAS BRIDGE KE – 46

(RP)

Antar Provinsi

1,000,000

Antar Club

1,500,000

Patkawan Wanita

400,000

Pasangan Terbuka

300,000

Pasangan Wanita

300,000

Pasangan Campuran

300,000

Pasangan Senior

400,000

Pasangan Yunior

200,000

KEJURNAS MAHASISWA KE – 10

Patkawan Putra

200,000

Patkawan Putri

200,000

Pasangan Putra

200,000

Pasangan Putri

200,000

Pasangan Campuran

200,000

KEJURNAS PELAJAR KE – 5

Pasangan Mini Bridge Putra (SD)

Pasangan Mini Bridge Putri (SD)

Patkawan Mini Bridge Putra (SD)

Patkawan Mini Bridge Putri (SD)

Pasangan Bridge Putra (SMP/ SMA)

Pasangan Bridge Putri (SMP/ SMA)

Patkawan Bridge Putra (SMP/ SMA)

Patkawan Bridge Putri (SMP/ SMA)

KEJUARAAN KHUSUS

Patkawan Terbuka Indonesia Power ke-3

750,000

Pasangan Terbuka Bupati Tangerang Cup

250,000

PENDAFTARAN TERAKHIR:

20 APRIL 2008

BANK JABAR CABANG CILEGON A/N PENGDA GABSI BANTEN

NO REKENING 000 362 651 2001

INFO: 0852 177 47 447 (SOEMARMO)

JANGAN LUPA BAYAR PENDFATARAN :)

 
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.